Category Archives: UK

London: Day 7

Standard

Bonjour tout le monde! Ca va? Kulanjutkan cerita London di hari ketujuh yaa. Enjoy! 🙂

14 Juni 2013

Hari ini jadwalnya untuk shopping-shopping di Bond Street dan Oxford Street hehe. Dari yang mahal sampe murah semuanya ada deh. Kemudian tiba waktunya solat jumat. Cowo-cowo solat di masjid dekat Regent’s Park.

IMG_469745788577

The Masjid. Sayangnya masjid ini khusus cowo. Kalau sedang jumatan, ada tempat khusus untuk cewe. Banyak juga cewe yang ikutan solat jumat. Di bagian bawah masjid, ada kantin nya, makanannya lumayan enak. Saya pernah mencoba kebab and chips nya.

IMG_448954406741

Regent’s Park. Such a negeri dongeng yaa? Tres bien!

Perjalanan saya dan Aldy dilanjutkan ke Madame Tussauds (harga tiketnya 30 pound, mahal ya dibanding Madame lain, tapi extraordinary banget ini Madame nya, dijamin nyesel kalo ga masuk hehe) dan Camden Market, Ucup dan Yuda tidak ikut ke Madame.

IMG_1622875427255

Aldy dan gatau siapa 😀

IMG_1675478393563

Sabi, Mbak Teti, dan One Direction. Sabi di samping Harry Styles kyaaa

Madame Tussaud London gedeeeeee, seru banget dibanding Madame Tussaud lain (padahal baru pernah ke Madame Bangkok haha). Kami kira 2 jam cukup berada di Madame, namun saking gedenya Madame London kami habiskan waktu sampai 4 jam disana. Kemudian kami lapar, jadi makan dulu di Pizza Hut samping Madame (harus cobain king prawn nya, enaaak!). Waitress Pizza Hut nya juga cantik, kaya model Victoria’s Secret.

IMG_350736816410

Pizza dengan topping king prawn :9

Setelah selesai makan, saya dan Aldy segera bergegas menuju Camden Market, sementara Mbak Teti memisahkan diri gatau kemana. Daaan udah tutup dong ternyata setibanya kami di Camden Market, termasuk toko-toko di sekitar Camden Market. Sayang sekali, padahal katanya souvenir dan barang-barang di Camden Market dan di toko-toko sekitarnya murah-murah…..

IMG_390272155765

The Camden Market. Fotonya minta sama Ucup, pas Camden Market nya masih buka 🙂

Akhirnya kami berdua pun kembali ke Wisma……..

Untuk Londres: Day 8 sepertinya akan dipostkan nanti-nanti, masih lama, gatau kapan. Karena pada hari tersebut ada anak dodol yang mana bawa kamera tapi batere nya ditinggal di kamar Wisma 😀 siapa tu siapa? Yap benar, Shabrina! Shabrina si anak dodol hehe. Padahal di hari kedelapan ini kami ke Buckingham Palace, melihat pengawal berkuda, and it is very woooow to see The Queen of England naik kereta kuda. Nantikan kelanjutan kisah 4 anak Indonesia (tsaaah!) melanglangbuana di kota London selanjutnya. A bientot!

London: Day 6

Standard

Hari keenam adalah hari jalan-jalan yeay! Jadi begini ceritanya…..

13 Juni 2013

Kami membeli London Pass (saat itu harganya sekitar 46 pound untuk sehari, kalau 2 hari 61 pound, kalau 3 hari hmmm bisa cek sendiri di webnya berapa hehe). London Pass ini menguntungkan sekali, makin lama durasi kartunya, makin besar keuntungan yang akan kita dapat. Harga London Pass sama dengan harga normal 3 tempat wisata, sedangkan dengan London Pass kita bisa pergi ke banyak tempat (highly recommended to buy this card!). Kami membeli London Pass durasi 1 hari di Stasiun Underground Waterloo, tapi di tempaat lain juga banyak kok yang jual.

Tujuan pertama kami adalah Wimbledon. Tour arena tenis Wimbledon dilakukan bersama dengan dua orang pemandu yg sudah cukup tua dan hmmm kaya lagi IELTS listening test rasanya mendengar mereka berdua berbicara 😀 Wuiiiih seneng banget rasanya bisa masuk ke lapangan-lapangan (walaupun cuma lapangannya) tempat Nadal, Federer, Djokovic, Murray, dll bermain, biasanya cuma nonton dari tv aja. Setelah tour selesai, jangan lupa mampir ke toko souvenir arena tennis Wimbledon yaa (dibayar berapa sih Sab sama mereka? :p).

IMG_2008550537118

Ucup, sabi, Yuda, Aldy di ruang konferensi pers Wimbledon’s winner

IMG_1825984497079

Sabi di lapangan utama arena tennis Wimbledon. Lapangan buat pertandingan final, dan (kalo ga salah) lapangan yang dipakai kalau petenis tuan rumah bertanding.

Tujuan kedua adalah stadion Chelsea, Stamford Bridge. Walaupun I’m not a fan of Chelsea, tapi seneng banget bisa masuk ke dalam stadion dan ngeliat ruang ganti pemain, jerseynya Torres sama Lampard seneeeng banget! Guide di Stamford Bridge ini juga masih muda dan kocak banget. Lagi-lagi, setelah selesai tour, jangan lupa ya mampir ke toko souvenir nya. Kalau favorit saya sih (sebut saja namanya) orang boncel. Jadi dia adalah miniatur super duper mini pemain bola (tingginya cuma sekitar 2.5 cm mungkin, harganya kira-kira 50ribuan jika dirupiahkan). Di toko souvenir Stamford Bridge saya membeli orang boncel Torres dan Cech 🙂

IMG_1863268951424

Aldy di pintu masuk menuju ke Chelsea’s Museum dan Stadium Tours

IMG_1894673065195

Aldy di ruang ganti pemain Chelsea

IMG_1854825500497

Guide yang kocak bangeeeeet

IMG_1882846954354

Sabi dan Yuda di tribun VIP Stadion Stamford Bridge

IMG_3177

AQUA sebotol 20K saja :””) *tapi tetap dibeli*

Selanjutnya, kami berkunjung ke Stadion Emirates, lagi-lagi I’m not a fan of The Gunners, but yeaaay I’m very exciteeeed yeay!! Stadion Emirates baguuuuus banget dan saya seneng banget bisa foto sama one of my favourite footbal player’s jersey, Arshavin! Tapi agak-agak sedih sih, lupa foto sama jersey Podolski (I’m a big fan of Deutschland football team), lupa banget keasikan foto sama jersey Arshavin hehe. Di Emirates ini, kita tournya sendiri, menggunakan semacam ipod/mp3player, jadi bebas mau lama-lama sampe kapanpun selama belum tutup. In addition to that, jersey pemainnya juga digantung bebas bisa dipegang dan diambil sesuka hati (asal dibalikin lagi, ga dibawa pulang). Selalu, setelah selesai tour, jangan lupa buat mampir ke toko souvenir… Di sini, saya juga beli orang boncel, Podolski dan siapa ya satu lagi, lupaa, asal ambil aja terus sesampai di rumah, saya berikan ke adik saya hehe.

IMG_1914802612314

Sabi di ruang ganti pemain Arsenal. Baru ngeliat jersey nya aja begini, gimana kalo ketemu orangnya ya? 😀

IMG_1954851226815

Ucup di tribun VIP Stadion Emirates.

IMG_1927399414071

Yuda di depan Stadion Emirates kyaaa

Tujuan terakhir adalah Thames River Cruise. Tapiiii, karena kelamaan tour sendiri di Stadion Emirates, gagal deh cruise-an di Sungai Thames, kami ketinggalan jadwal kapal terakhir yang berangkat 😦 Akhirnya cruise digantikan dengan se promene (jalan-jalan) di sekitar Sungai Thames. Ada Tate Modern, Millenium Bridge (jembatan pemisah antara London modern dan London kuno nan cantik dan artistik), and the most beautiful scenery is St Paul Cathedral dilihat dari Millenium Bridge. Excited! Excited!

IMG_2211856658944

Sabi di depan Tate Modern building

IMG_1977568206796

Very very beautiful scenery of St. Paul Cathedral (dari Milleenium Bridge)

IMG_1992043457040

Finally, kita sampai di St. Paul Cathedral nya. Bagus banget yaaaa 🙂

Kaki udah pegel banget ni, ayo kita balik ke Wisma. Tchao!

London: Day 5

Standard

Selanjutnya adalah cerita perjalanan hari ke lima saya di kota London. Enjoy mes amis! 🙂

12 Juni 2013

Pagi-pagi sekali kami berangkat ke Excel London karena hari ini giliran Ucup dan Yuda yang akan presentasi poster. Sesampainya di sana, kami langsung menuju booth tempat presentasi poster Yuda dan Ucup. Beginilah duel maut antara Ucup dan the judge 😀

IMG_1486599731453

Ucup and the judge

Setelah selesai presentasi, kami makan siang di dalam Excel lagi, dan ikut Pitstop Challenge dengan Ferrari Pitstop Crew. Pembagian tugasnya adalah: Aldy yang memegang bor, saya yang mengangkat ban lama, Ucup si pembawa ban baru, dan Yuda is the photographer haha. Setelah latihan berkali-kali, akhirnya kami pun mendapatkan hasil yang lumayan 🙂

IMG_1414139495857

Pitstop Challenge dengan Ferrari Pitstop Crew

IMG_1425637298592

Lumayan lah 4,5 menit waktu terbaik yang berhasil kami raih 🙂

Kemudian setelah acara di Excel selesai, kami berenam (Sabi, Aldy, Ucup, Yuda, Mas Septian, dan Mbak Teti) pergi melihat-lihat (lihat-lihat aja, ga mungkin banget kalau beli) dan foto-foto di Harrods.

IMG_2153358734139

Mbak Teti di depan Harrods. Saat itu hujan di kota London….

Selanjutnya, kami berempat melanjutkan perjalanan menuju Covent Garden, sementara Mbak Teti dan Mas Septian pergi ke Oxford Street karena ingin membeli sesuatu. Covent Garden adalah sebuah jalan yang isinya toko-toko, kami mampir ke H&M, GAP, etc. Sayangnya saat kami tiba di sana, waktu telah menunjukkan hampir jam 8 malam, toko-toko akan tutup sebentar lagi hiks….

IMG_2129371734628

Covent Garden

Karena toko-toko sudah pada tutup, akhirnya kami makan malam di salah satu resto fish n chips tertua di London. Penjualnya baik banget, kami diberikan bonus 1 porsi ikan gratuit nyaaamm! Ikannya jumbo banget!

IMG_2076119689949

Gede banget kan ikan nya? Sekitar 3x ukuran BB 😀 chips nya juga banyak dan harganya juga mahal, sekitar 300ribuan kalau dirupiahkan (kalau di fish n co udah dapet platter ni hehe).

Selesai makan, kami kembali ke Wisma. Sekian. Au revoir!

London: Day 4

Standard

Bonjour tout le monde! Ca va? Alors, saya mau melajutkan cerita hari ke empat saya di London yaaa……

11 Juni 2013

Seharian ini kami habiskan di Excel, mengikuti semua rangkaian kegiatan conference, mempresentasikan poster saya dan aldy, melihat-lihat exhibition, makan siang di kedai-kedai makanan dalam Excel London (ada Subway, pizza margarita, mi dalam kotak kaya yang biasa dimakan detektif di  film) dan menghadiri Student Evening di The Honourable Artilerry Company, Armoury House-City Road bersama-sama dengan teman-teman kami dari Indonesia yang sedang S2 di Moscow, Mbak Teti dan Mas Septian.

IMG_1265484954839

Sabi dan Aldy di depan poster kami (Shale Gas Potential in Bintuni Basin: New Insights to the Future Hydrocarbon Resources in Indonesia)

IMG_1301558471686

Presentation of our poster 🙂

IMG_1316061889654

Aldy dan our judge from Exxon

IMG_1503417144784

The Exhibition

IMG_1331964294438

Sabi dan Mbak Teti di depan gedung Excel London

IMG_1373246459967

Suasana di Student Evening

IMG_1382356750494

Ki-Ka: Yuda, Aldy, Mbak Teti, Mas Septian, Ucup

Bisous,

Shabrina

London: Day 2

Standard

Bonjour mes amis, saya lanjut dengan cerita hari kedua yaa….

9 Juni 2013

Siang ini 2 orang teman kami yang lain (Ucup dan Yuda) akan datang dari Indonesia. Sambil menunggu mereka datang, saya dan Aldy jalan-jalan sebentar ke sekitaran Picadilly Circus yang sudah kami kunjungi kemarin sore (tepatnya ke toko Lilywhite, dekat sekali dengan Picadilly Circus dan Museum Ripley’s, untuk membeli jaket. Jaket yang saya beli ini adalah jaket Lee Cooper seharga sekitar 300ribuan kalo dirupiahkan, murah meriah kaaan?). London di musim panas sangatlah dingin bagi saya yang biasanya tinggal di Bandung hehe, dan saya tidak membawa jaket sama sekali dari Indonesia. Oya di Lilywhite ini memang harga barang-barangnya terbilang murah, yang mau beli oleh-oleh baju Lonsdale, barang-barang Nike/Adidas/dll, atau tas/sepatu outdoor, bisa coba mampir kesini.

IMG_1062710571293

Sabi (pinjam jaketnya Aldy) di Picadilly Circus

IMG_712459777834

Foto dulu sama jaket baru di depan toko Cool Britania (toko souvenir ini dekat dengan Lilywhite)

Selanjutnya, kami berjalan kaki menuju Trafalgar Square, dan dari Trafalgar Square menuju arah Bigben (tidak terlalu jauh, genteng Bigben bahkan terlihat dari teras National Gallery). Dalam perjalanan,  kami melewati Guards Museum, foto-foto dulu sama pengawal-pengawal berkuda.

IMG_41535874420172

Di teras National Gallery. Keliatan kan Bigben nya? 🙂

IMG_730715301516

Sabi dan seorang Guard di Guard Museum

Kemudian perjalanan dilanjutkan ke Bigben, Westminster Bridge, London Eye, dan St. James’s Park. Semuanya dengan berjalan kaki, karena letaknya saling berdekatan.

IMG_888129364017

Aldy, double decker, dan Bigben kyaaaa!

IMG_774011932376

Sabi di Westminster Bridge, dengan background London Eye wooohooo!

Sebelum sampai di taman, kami terlebih dahulu membeli makan yang lagi-lagi fish n chips di kedai sekitar St James’s Park. Fish n chips seharga 10 pound, 1 porsi jumbo untuk berdua, makan di taman. Senangnya! Banyak orang yg sedang jalan-jalan di taman jadi tertarik untuk membeli fish n chips juga karena melihat kami.

IMG_590293457034

St. James’s Park

IMG_556277709963

Makan siang di St. James’s Park :3

Setelah makan siang selesai, kami pulang melewati jalanan masuk Buckingham Palace (I will probably say that St. James’s Park ini semacam tamannya Buckingham Palace perhaps).

IMG_615896575930

Jalan masuk menuju Buckingham Palace

IMG_630708984378

The Gate of Buckingham Palace

Sesampainya di wisma, Yuda dan Ucup sudah sampai. Setelah beriatirahat sebentar, kami berempat pun jalan-jalan lagi, kali ini tujuannya adalah Tower Bridge (jembatan dengan menara yang sering kalian liat gambarnya dimana-mana ini sering kali disebut London Bridge, padahal namanya Tower Bridge hehe) dan Tower of London (yang usianya sudah mencapai seabad, di dalamnya juga terdapat penjara dimana (kalau yang saya lihat di film) Queen Elizabeth I pernah dipenjara di sini). Di dekat Tower Bridge, terparkir sebuah kapal dari jaman perang dulu, namanya HMS Belfast.

 

IMG_1774907043465IMG_2424

Ki-Ka: Aldy, Sabi, Ucup, Yuda. Backgroud: Tower Bridge.

IMG_2427

Tower of London dari kejauhan

IMG_1793248016365

HMS Belfast

Setelah foto-foto sampai puas, kami membeli kebab n chips di kedai dekat Tower Bridge. Porsinya banyaaaak, enaaaak (recommended!), dan harganya sekitar 5 pound. Kemudian kami pulang menuju ke Wisma sekitar pukul 11 malam. Malam ini akan datang penghuni baru ke Wisma: mas dan mbak mahasiswa Indonesia yang sedang melanjutkan studi S2 di Moscow Russia, senaaang akhirnya punya teman sekamar yippieee!

London: Day 3

Standard

Dan ini adalah cerita hari ketiga saya di London. Enjoy! 🙂

10 Juni 2013

Tujuan utama kami hari ini adalah tempat conference di Excel London, karena kami akan melakukan registrasi. Sebelumnya, kami mampir dulu ke Bigben lagi (Ucup sama Yuda belum ke Bigben hihi), dilanjutkan ke Westminster Abbey, kemudian kami makan siang di restoran dekat Stasiun Underground Westminster, kami makan roti isi turkey seharga 4 pound.

IMG_927295867923

Sabi di depan Westminster Abbey

IMG_946836151127

Aldy di depan Westminster Abbey

Excel London terletak di pinggir kota. Kami berempat naik underground kemudian disambung dengan DLR (route kereta baru). Dalam perjalanan menuju Excel, kami melewati O2 arena, tempat konser yang besaaaar. Hari ini foto-foto nya di dalam Excel aja, yang tampak luar gedung Excel nya ada di foto besok yaa 😀

IMG_1235417541507

Sabi dan Aldy di pintu masuk menuju ke conference, dalam Gedung Excel, London

IMG_1248547088627

Sabi di booth EAGE Asia Pacific (Indonesia masuk di region Asia Pacific ini). Name tag dan tas baru (tas laptop warna abu-abu di tangan kanan ku) sebagai bukti bahwa saya sudah registrasi hihi

Oyaa pada saat registrasi, kami juga diberikan bonus Travelcard (semacam Oyster Card, tapi beda perusahaan aja kayanya sih haha). Travelcard yang diberikan ini juga bisa digunakan untuk naik bus. Tapi Travelcard ini hanya dapat digunakan sampai di zona 3 kota London, sementara Wisma Indonesia terletak di luar zona 3.

Entah banyak akal, entah pelit (namanya juga mahasiswa hihi), setiap pulang kami pun turun dulu di stasiun terakhir yang masih masuk di zona 3 (lupa stasiun apa), kemudian menyambung lagi menuju Stasiun Colindale dengan membayar menggunakan Oyster Card. Yap, betul sekali, petugas stasiun dan orang-orang di sana pun memandang bingung ke arah kami 😀

Back to the story….. Setelah selesai urusan di Excel, kami menuju Stadion Olimpiade London, akan tetapi ternyata stadionnya sedang under construction dan ditutup untuk umum. Jadi, kami jalan ke lantai paling atas parkiran Westfield Mall (seberang stadion) supaya kami bisa, paling ga, foto stadionnya aja hehe.

IMG_2114079193124

Stadion Olimpiade London di sebelah kanan (yang berwarna putih)

IMG_1538511932381

Bagian luar Westfield Mall

Setelah itu, kami turun dan masuk ke dalam mall nya. Disana kami membeli oleh-oleh di Primark (toko baju, tas, dkk, murah-murah harganya kaya FO) dan makan malam, lagi-lagi fish n chips hehe, di foodcourt mall.

Selesai lah jalan-jalan kami di hari ketiga ini. It’s time to go back to Wisma. Au revoir!

London: Day 1

Standard

Bonjour! Seperti janji saya (gatau janji dari kapan hehe), dalam postingan kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya selama di London yeayness! This place is super duper highly recommended to be visited. Tapi karena panjaaaang banget, jadi kayanya saya mau ceritanya per hari, dimulai dari hari pertama…….

8 Juni 2013

Saya dan partner jalan saya (Aldy) berangkat dari Jakarta dengan penerbangan dini hari Emirates. Secara keseluruhan Emirates is better than Etihad, except for the hospitality of the stewardess, in my opinion 😀 Setelah 7 jam terbang dari Jakarta, akhirnya kami sampai di Dubai. Kami transit di Dubai selama beberapa jam, bandaranya gedeeeee dan banyak stores buat diliat-liat jadi ga bosen lama-lama transit di sini.

Kemudian, kami terbang selama kurang lebih 7 jam lagi, dan kira-kira pukul 12 siang (GMT+1), saya dan Aldy mendarat di LHR, London. Setelah selesai dengan urusan imigrasi (petugas imigrasi saya baik banget, dia banyak cerita tapi tidak semua ceritanya saya mengerti karena aksen british nya 😀 sedangkan petugas imigrasi Aldy agak-agak nyebelin, semua hal ditanyain, lamaaa banget interogasinya).

Kami meninggalkan bandara LHR menuju Stasiun Colindale yang ternyata lumayan jauh, dengan sambung menyambung rute line underground  dan juga bis (karena pada saat weekend, beberapa route line underground under maintenance, tetapi tenang saja petugasnya bertanggungjawab dan helpful banget). Sebelum naik underground, kami membeli oyster card dulu di stasiun underground LHR. Kalau budget teman-teman berlebih, bisa coba naik Heathrow Express dari bandara, karena sangat menghemat waktu.

IMG_3180

Oyster Card

Singkat cerita, dengan berbekal underground map dari petugas di stasiun underground LHR dan bertanya-tanya kepada penduduk-penduduk London yang ternyata sangat baik, akhirnya kami sampai di Stasiun Colindale.

IMG_414340301516

di depan Stasiun Colindale

Kemudian, kami segera menuju ke Wisma Indonesia di New Way Road (rate nya lumayan terjangkau, 20 pound/night, banyak tourist dari Indonesia yang menginap disini). Jalan kaki dari stasiun ke wisma sebetulnya lumayan jauh, tapi karena udaranya dingin, jalannya bareng-bareng, dan pemandangannya bagus di sepanjang jalan (taman bermain dan perumahan), tak apalah sekalian olahraga kan hehe.

Pemilik Wisma Indonesia adalah pasangan suami-istri Indonesia yang sudah lama menetap di London, Bu Usya dan Pak Daus. Wisma Indonesia sendiri dijaga oleh 2 orang mas-mas asal Indonesia juga, Mas Di dan Mas Supri. Fasilitas yang didapat adalah sarapan pagi khas Indonesia dan sebuah tempat tidur (kamarnya sharing, tentunya cewe dengan cewe dan cowo dengan cowo, kalo keluarga bisa minta 1 kamar khusus untuk sekeluarga). Kamar mandi nya juga sharing, 3 kamar mandi untuk semua. Juga, ada Indomie, teh, kopi sepuasnya yang bisa dibuat sendiri di dapur. Sebetulnya, Wisma Indonesia juga menyediakan fasilitas antar-mengantar (bandara-wisma atau jalan-jalan), tapi ada biaya tambahan untuk fasilitas ini.

IMG_352737915041

Wisma Indonesia

IMG_3181 IMG_3183

Kamar di Wisma Indonesia *maafin waktu foto tempat tidur nya belum dirapiin* 😀

Sesampainya di wisma, kami bersih-bersih dan istirahat sebentar, setelah itu kami stroll around, ingin tahu bagaimana malam minggu di kota London. Tujuan kami saat itu adalah Stasiun Charring Cross, untuk menuju ke Trafalgar Square dan sekitarnya.

IMG_1738532318123

public telephone yang London bangeeeet

IMG_684254638674

Trafalgar Square

Trafalgar Square ini terletak di depan National Gallery. Masuk ke National Gallery gratuit alias gratis loh, sayangnya ketika kami kesana National Gallery nya sudah tutup hiks…

IMG_831095916751

di depan National Gallery

Kemudian kami lanjut berjalan kaki menuju ke Picadilly Circus (di foto hari ini, si circus nya malah ga kefoto tapi tenang fotonya ada di postingan selanjutnya yaa, karena di hari kedua kami kembali lagi ke sini hehe) dan Ripley’s Museum yang letaknya dekat banget sama Picadilly Circus.

IMG_851169891360

di sekitar Picadilly Circus

IMG_861264678958

Ripley’s (Believe It or Not) Museum

Perjalanan hari ini pun berakhir di sekitar Soho Square karena waktu telah menunjukkan pukul 11 malam, jalanan semakin ramai (ramaiiii banget-bangetan pejalan kaki), banyak orang-orang yang drunk dan saya pun mulai mengantuk. Sebelum pulang kami membeli makan dulu fish n chips seharga 5 pound a un restaurant di Soho Square  (tapi not recommended sih ini fish n chips nya karena kurang enak menurut saya).

Ketika kami di London, langit London mulai gelap jam 10-11 malam, jadi penduduk yang sedang bermain di taman, bermain hingga cukup larut. Mereka akan pulang ke rumah ketika langit sudah gelap.

IMG_3187

taman di dekat Wisma Indonesia

IMG_3189

perumahan di sekitar Wisma Indonesia

Sekian dulu cerita London nya, besok-besok lanjut lagi dengan hari-hari berikutnya. Au revoir!