Oportunis!

Standard

Cher!

Gak tau darimana asal muasalnya, tapi kami berenam sering menyebut diri kami Geng Opor(tunis). Geng Opor ini terdiri dari 6 cecewe Teknik Geologi ITB:

1

Full team: Seba, Tika, Sabi, Yolan, Lia, Chita (Ekskursi Geologi Teknik, Waduk Jatiluhur, Mai 2012)

Shabrina Paramitha (Sabi), keturunan Bugis-Padang-India-Jawa-Sunda-China (biar panjang) tapi kalo ketemu orang dimana-mana pasti mereka langsung pada bilang “Shabrina orang Sunda kan?” atau “Shabrina dari Bandung kan?”. Padahal ini rada putih karena sekarang nongkrong nya sehari-hari di bawah ac hehe (gapernah ke lapangan lagi) *geologist macam apaaaa*, bukan karena aku teh teteh-teteh Bandung *loh*. Penggemar masakan Padang, apalagi dendeng ijo dan ikan bilih RM Malah Dicubo, Bandung :9 selama menjadi anggota Geng Opor kosannya terletak di daerah Dago Asri. Sempat merasa sangat kesepian di Bandung, karena Yolan dan Lia TA di Chevron, Chita dan Tika di Total, Seba di pedalaman Jambi, sementara Sabi TA di Bandung menggunakan data dari dosen pembimbing. Anggota geng yang paling lama dapet kerja hiks, tapi Alhamdulillah sekarang udah mulai kerja di Pertamina UTC, Jakarta.

Prayolandini Gantifa Andwitri (Yolan), anak Minang yang tinggal di Perawang (dear my lovely readers, pada tau ga Perawang dimana? haha), kalo ngomong cepet banget ga ada koma apalagi titik, sampe kadang-kadang bingung dengernya. Penggemar masakan Padang dan RM Malah Dicubo juga, suka random ngangkot jauh-jauh dari Cisitu ke daerah Pasar Baru sama Sabi demi ke Malah Dicubo 😀 Bersama Seba sering pindah-pindah kosan, selama menjadi anggota Geng Opor awalnya Yolan ngekos di Daerah Pelesiran, kemudian pindah ke Cisitu Lama. Saat ini, Yolan kerja di Baker Hughes. Satu-satunya anggota geng yang bekerja sebagai pekerja lapangan. Kalo lagi ga di lapangan, berarti ngantor di Jakarta atau bahkan pelatihan ke Dubai. Ngeri kali memang! Kayanya akan menjadi anggota geng yang pertama nikah. Uuuuuu congratulation sayang!

Betseba BR Sibarani (Seba), anak Batak yang wajahnya ‘batak banget’ tapi gerak-geriknya ga mirip orang Batak. Aslinya dari Duri, papanya Seba karyawan Chevron. Lain dari kelima anggota geng lainnya, Seba adalah putri rimba yang suka pergi ke lapangan, TAnya juga di lapangan (yang lain? Geologist Clack-Click aja bruuuur!). Selain itu, Seba juga mineral / geothermal minded, sementara yang lain oil minded hihi. Kosannya selalu bersama Yolan. Donc, kosannya sering dijadiin markas belajar / ngerjain TA / bahkan ngegosip. Satu-satunya anggota geng yang masih berdomisili di Bandung, karena sedang melanjutkan S2 Geothermal di ITB.

Ruchita Mirza Ayurahma Utami Kusuma (Chita), anak SMA 8 Jakarta yang sebetulnya asli dari Bandung, tapi berdomisili di Jakarta. Hebat banget tiada duanya kalau untuk urusan perdanusan dan perhumasan. Anggota geng paling ngeri, selain karena jarak antara TA di Balikpapan-kolokium-sidang yang ngebut, Chita juga langsung mulai kerja di kantor Total E&P Indonesie di Balikpapan ga sampai sebulan setelah wisuda. Kayanya Chita ini udah khatam semua resto di Bandung hehe. Bingung mau makan di mana? Tanya Chita ajaaa…… Selama menjadi anggota Geng Opor awalnya Chita ngekos di Daerah Dayang Sumbi bersama Tika, kemudian pindah ke Kanayakan Baru menjelang-menjelang wisuda.

Nur Amalia Murtrijito (Lia), ibu peri baik hati sekali asal Jogjakarta. Selama menjadi anggota Geng Opor kosannya terletak di daerah Kanayakan Baru. Kosan Lia juga sering dijadiin markas belajar / ngerjain TA / ngegosip, karena mbak kosannya yang baik bangeeeet. Lia ini vegan, sukanya makan sayur (kebalikan dari Sabi), tapi akhir-akhir (setelah pulang TA dari Chevron) udah bisa makan daging / ayam, Alhamdulillah. Kalau pesen makanan juga ditanya dulu, pake mecin ga masaknya? Sehat banget hidupnya, udah cocok banget jadi ibu rumah tangga Liiiii :3 Saat ini, Lia juga kerja di kantor Total E&P Indonesie di Balikpapan, Lia mendapat kerja terlama kedua setelah Sabi.

Christiana Kartika Sidauruk (Tika), anak SMA 8 Jakarta yang juga orang Batak seperti Seba. Tika dan keluarganya berdomisili di Jakarta. Pada awalnya, Tika kurus loh teman-teman, tapi mungkin karena di Bandung makanannya beragam, aneh-aneh, dan enak-enak, Tika jadi membulat deh hehehe. Tika ini anggota geng yang pertama kali lulus, kelima anggota geng lainnya lulus di bulan Oktober 2013, sementara Tika lulus di bulan Juli 2013. Alors, banyak foto-foto geng yang hanya berlima saja, tanpa Tika…… Selama menjadi anggota Geng Opor kosannya terletak di Dayang Sumbi. Saat ini, Tika kerja di kantor Weatherford, Jakarta.

Foto-foto kami:

2.0

Puncak Wagirsambeng, Karangsambung (Juin 2012)

2.1

Hari terakhir di Karangsambung: Pantai Karangbolong (Juin 2012)

3

Ulangtahun Yolan (Juillet 2012)

4.1 4.2

As the student volunteer of AAPG ICE 2012, Singapour (Septembre 2012)

IMG_3017950988776

Wisuda ITB (Octobre 2012)

5

Madame Sari, Dago (Decembre 2012)

6

Malam Jakun (Decembre 2012)

IMG_2559081237800

Tika diwisuda duluan, Chita belum pulang dari TA di Total Balikpapan (Juillet 2013)

7

Setelah sidang Seba (Septembre 2013)

8

Photobox (Octobre 2013)

9 10

Rangkaian acara wisuda (Octobre 2013)

11

A couple days after our graduation day, using our own ‘toga’ yeay (Octobre 2013)

Okay, sekian dulu perkenalan diri Geng Opor. Kangen kalian bangeeeet, udah lama ga ngumpul full team, semoga bisa segera bertemu lagi secepatnya. Kiss kiss!

Advertisements

2 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s